PERAN PASTORAL PENGGEMBALAAN TERHADAP KEKUDUSAN HIDUP PERNIKAHAN JEMAAT GKRI SHALOM DENPASAR BERDASARKAN 1 PETRUS 1:15–16
Kata Kunci:
PERAN PASTORAL PENGGEMBALAAN TERHADAP KEKUDUSAN HIDUP PERNIKAHAN JEMAAT GKRI SHALOM DENPASAR BERDASARKAN 1 PETRUS 1:15–16Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pastoral penggembalaan dalam membina kekudusan hidup pernikahan jemaat GKRI Shalom Denpasar berdasarkan 1 Petrus 1:15–16. Hidup kudus merupakan panggilan fundamental bagi setiap orang percaya, termasuk dalam konteks pernikahan sebagai institusi ilahi. Namun, pengaruh sosial-budaya dan gaya hidup modern seringkali melemahkan komitmen jemaat terhadap kekudusan pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pendeta, penatua, dan pasangan suami istri jemaat GKRI Shalom Denpasar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pastoral penggembalaan memiliki peran signifikan dalam menuntun dan membina kekudusan hidup pernikahan jemaat melalui pengajaran firman Tuhan, konseling pastoral, keteladanan hidup, serta pendampingan rohani yang berkesinambungan. Meski demikian, terdapat tantangan yang cukup kuat seperti tekanan adat, pengaruh budaya permisif, serta rendahnya kesadaran rohani sebagian pasangan dalam mempertahankan kekudusan. Oleh karena itu, pastoral penggembalaan perlu terus ditingkatkan secara komprehensif dengan pendekatan Alkitabiah, kontekstual, dan personal agar jemaat mampu menjalani kehidupan pernikahan yang kudus sesuai dengan kehendak Allah sebagaimana termaktub dalam 1 Petrus 1:15–16.
Unduhan
Referensi
Antjura, A. (2022). Model Penggembalaan Menurut I Petrus 5:2–3. Kaluteros, 4(1), 50–68.
Badan Pekerja Klasis Makassar G.T. (1995). Kursus Teologi Praktis: Diperlengkapi untuk Melayani. Makassar: Badan Pekerja Klasis Makassar G.T.
Blegur, R., Kasipka, E., & Kotte, Y. (2024). Yesus sebagai potret ideal gembala masa kini: Studi biblis-teologis Yohanes 10:11. Missio Ecclesiae, 13(1), 1–12.
Delo, F., & Shalomita, A. (2023). Kekudusan berdasarkan Ibrani 12:12–17 serta pemulihan akar kepahitan di antara jemaat. Jurnal Excelsior Pendidikan, 4(1), 1–11.
Fransiska, L., & Prabowo, Y. S. (2021). Makna kekudusan menurut 1 Petrus 1:13–25. Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 1(1), 28–51.
Habsy, B. A. (2017). Seni memahami penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling: Studi literatur. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90–100.
Hura, M. P., Selan, S., Ndun, D. N., Tamera, D. M., & Novalina, M. (2023). Peran gembala mencerminkan sifat Allah bagi kehidupan jemaat. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), 140–149.
Illu, J. (2020). Pengusiran setan: Sinkronisasi iman, kekudusan hidup, doa, dan pengetahuan Alkitab. Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 3(2), 158–169.
Marbun, P. (2023). Tinjauan teologis terhadap peran gembala dalam menggembalakan jemaat berdasarkan 1 Timotius 4:12. Jurnal Teologi Biblika, 8(1), 18–27.
Napitupulu, P. A. (2020). Kualifikasi dan tanggung jawab gembala jemaat: Perspektif teologis. Pneumatikos: Jurnal Teologi Kependetaan, 10(2), 146–159.
Nugroho, P. A. (n.d.). Konseling Pastoral. Yogyakarta: Penerbit Adab.
Pabidang, Y. (2016). Siapakah Gembalaku? Disertasi, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja.
Prayitno, A. (2020). Pemahaman pembangunan doktrin kekudusan Allah bagi mahasiswa teologi. Filadelfia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 60–77.
Rika, R. (2024). Implementasi panggilan pendeta menurut teori Flora Slosson Wuellner di GPIL Klasis Luwu Selatan. Disertasi, IAKN Toraja.
Rumahorbo, H. (2020). Keteladanan tanggung jawab Yesus sebagai gembala bagi pelayanan masa kini. Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 3(2), 130–146.
Sahardjo, H. P. (2021). Hidup kudus. Te Deum: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, 6(2), 1–15.
Santoso, G. F. (2019). Peran Roh Kudus dalam Pengudusan. Jakarta: Penerbit Kristen.
Saragih, G. A., & Saragih, F. A. (2024). Menjaga kekudusan hidup berdasarkan Galatia 3:26. Jurnal Magistra, 2(4), 72–83.
Setiawan, I., Malo, A., Bani, A. M., Bani, R. S., & Juniarto, E. (2023). Prinsip-prinsip kekudusan berdasarkan 1 Tesalonika 4:1–8. Jurnal Teologi Injili, 3(2), 129–140.
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Simangunsong, P., Gultom, R. A. T., & Gea, I. (2024). Penggembalaan kepada orang tua lanjut usia berdasarkan Yesaya 46:4. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(4), 293–305.
Sitanggang, T., & Hutauruk, R. J. (2024). Konsep kekudusan menurut Imamat 18 dan implikasinya terhadap konseling pranikah. Jurnal Imparta, 2(2), 127–138.
Tuhumury, H. (2018). Pelayanan pastoral konseling berdasarkan 1 Petrus 5:1–11. Missio Ecclesiae, 7(1), 68–100.
Udju, D. (2023). Makna kata “kudus” berdasarkan 1 Petrus 1:15–16. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(2), 20–30.
Zalukhu, L., & Zalukhu, L. (2022). Peran gembala sidang terhadap kepemimpinan dan pertumbuhan gereja. Poimen: Jurnal Pastoral Konseling, 3(2), 85–101.
YouTube. (n.d.). Video pengajaran tentang kekudusan hidup. Diakses dari: https://www.youtube.com/watch?v=_bu-q6_QmcM
Antjura, A. (2022). Model Penggembalaan Menurut I Petrus 5:2–3. Kaluteros, 4(1), 50–68.
Badan Pekerja Klasis Makassar G.T. (1995). Kursus Teologi Praktis: Diperlengkapi untuk Melayani. Makassar: Badan Pekerja Klasis Makassar G.T.
Blegur, R., Kasipka, E., & Kotte, Y. (2024). Yesus sebagai potret ideal gembala masa kini: Studi biblis-teologis Yohanes 10:11. Missio Ecclesiae, 13(1), 1–12.
Delo, F., & Shalomita, A. (2023). Kekudusan berdasarkan Ibrani 12:12–17 serta pemulihan akar kepahitan di antara jemaat. Jurnal Excelsior Pendidikan, 4(1), 1–11.
Fransiska, L., & Prabowo, Y. S. (2021). Makna kekudusan menurut 1 Petrus 1:13–25. Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 1(1), 28–51.
Habsy, B. A. (2017). Seni memahami penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling: Studi literatur. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90–100.
Hura, M. P., Selan, S., Ndun, D. N., Tamera, D. M., & Novalina, M. (2023). Peran gembala mencerminkan sifat Allah bagi kehidupan jemaat. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), 140–149.
Illu, J. (2020). Pengusiran setan: Sinkronisasi iman, kekudusan hidup, doa, dan pengetahuan Alkitab. Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 3(2), 158–169.
Marbun, P. (2023). Tinjauan teologis terhadap peran gembala dalam menggembalakan jemaat berdasarkan 1 Timotius 4:12. Jurnal Teologi Biblika, 8(1), 18–27.
Napitupulu, P. A. (2020). Kualifikasi dan tanggung jawab gembala jemaat: Perspektif teologis. Pneumatikos: Jurnal Teologi Kependetaan, 10(2), 146–159.
Nugroho, P. A. (n.d.). Konseling Pastoral. Yogyakarta: Penerbit Adab.
Pabidang, Y. (2016). Siapakah Gembalaku? Disertasi, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja.
Prayitno, A. (2020). Pemahaman pembangunan doktrin kekudusan Allah bagi mahasiswa teologi. Filadelfia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 60–77.
Rika, R. (2024). Implementasi panggilan pendeta menurut teori Flora Slosson Wuellner di GPIL Klasis Luwu Selatan. Disertasi, IAKN Toraja.
Rumahorbo, H. (2020). Keteladanan tanggung jawab Yesus sebagai gembala bagi pelayanan masa kini. Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 3(2), 130–146.
Sahardjo, H. P. (2021). Hidup kudus. Te Deum: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, 6(2), 1–15.
Santoso, G. F. (2019). Peran Roh Kudus dalam Pengudusan. Jakarta: Penerbit Kristen.
Saragih, G. A., & Saragih, F. A. (2024). Menjaga kekudusan hidup berdasarkan Galatia 3:26. Jurnal Magistra, 2(4), 72–83.
Setiawan, I., Malo, A., Bani, A. M., Bani, R. S., & Juniarto, E. (2023). Prinsip-prinsip kekudusan berdasarkan 1 Tesalonika 4:1–8. Jurnal Teologi Injili, 3(2), 129–140.
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Simangunsong, P., Gultom, R. A. T., & Gea, I. (2024). Penggembalaan kepada orang tua lanjut usia berdasarkan Yesaya 46:4. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(4), 293–305.
Sitanggang, T., & Hutauruk, R. J. (2024). Konsep kekudusan menurut Imamat 18 dan implikasinya terhadap konseling pranikah. Jurnal Imparta, 2(2), 127–138.
Tuhumury, H. (2018). Pelayanan pastoral konseling berdasarkan 1 Petrus 5:1–11. Missio Ecclesiae, 7(1), 68–100.
Udju, D. (2023). Makna kata “kudus” berdasarkan 1 Petrus 1:15–16. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(2), 20–30.
Zalukhu, L., & Zalukhu, L. (2022). Peran gembala sidang terhadap kepemimpinan dan pertumbuhan gereja. Poimen: Jurnal Pastoral Konseling, 3(2), 85–101.
YouTube. (n.d.). Video pengajaran tentang kekudusan hidup. Diakses dari: https://www.youtube.com/watch?v=_bu-q6_QmcM



